Kamis, 23 Februari 2012

Sepenggal Kisah di Desa Margahayu....










Aku ingin bercerita...
Cerita tentang suatu tempat, dimana banyak pelajaran dan pengalaman yang bisa gue dapetin. Semua itu terasa singkat, karena hanya 1 bulan gue menetap disana.
Di suatu desa...
Desa penuh kenangan...
Desa terindah yang pernah gue tempatin
Desa dengan masyarakatnya yang ramah, sopan dan pekerja keras

Desa Margahayu
Kec. Leuwigoong, Garut :*

Sungguh senang pernah bertandang disana bersama dengan ke-20 teman kknm yang lain. Menjalankan berbagai macam proker dari aspek pendidikan, sosial, pertanian and many more. Satu tim yang dipimpin seorang Sandi Gumati a.k.a sinchan, Raphaella a.k.a luhicong(dan Tisa) sebagai sekretaris dan Tyara a.k.a ratu toel (dan Hani) sebagai bendahara, serta pasukannya --> gue (mpril a.k.a pasopati girl a.k.a kecong), Icha a.k.a Leha, Herlin a.k.a culin, Eka a.k.a mbak tembolok, mela a.k.a pendiri geng pasopati, ayang donny sang musisi, Rian a.k.a ikicimi, veggy a.k.a kepala geng divisi pendidikan, a.k.a bicong rasita a.k.a babeh, wawan a.k.a wo min pay, niela a.k.a cenil a.k.a hicong, Yudha a.k.a Jacob Hadiwijaya, Iman a.k.a si filsuf, Dimas a.k.a bukecong, Ardi a.k.a obsesi selebriti dan Wahyu.

tim kknm Unpad periode 2011-2012 Desa Margahayu
Begitu banyak kenangan yang tersimpan...
Ngantri mandi,
Piket (masak, nyuci piring, nyuci baju, beres" pondokan),
Mandi bareng (geng koalisi --> mpril-veggy-rapha)
Latihan saman ala cheerleader (bareng mbak tembolok dan mela)
Saat-saat veggy berucap 'assalamualaikum ayang dhony' dengan bibir congkak-nya (red: bicong)
Saat-saat nyanyi-nyanyi bersama geng koalisi mandi
and many more

Ada beberapa ucapan yang masih terngiang ngiang hingga kini...
Asik... asik... asik (ala babeh)
Mau dong di ... (ala babeh)
Niela ini looooh (ala mbak tembolok)
chaos... chaos...
Culin menyala nyala... culin menyala-nyala...
Natural (ala elin)
hardcore (ngomong ala anak SD Margahayu 1)
ngeri banget ... (ala veggy dan mbak tembolok)
mati! (ala mbak tembolok)
etc...
perintis geng pasopati
somewhere over the rainbow
keisengan anak kknm Desa Margahayu -_-"
koalisi mandi : mpril-veggy-rapha
Saat bermain ke Darajat (tempat wisata di Garut)
ngaso di tempat jemuran sambil makan tahu kecap ^.^
Natural Photo Of The Month, hehe
Banyak pula proker-proker yang patut dikenang...
Sebagai anak divisi pendidikan mungkin gue cerita-cerita dulu tentang program divisi kita yang diberi nama TWL (dibaca towel), Together With Love. Dimana kita mengajar ke SD Negeri yang ada di Desa Margahayu dari mulai kelas 4, 5 dan 6. Selain mengajar ke SD-SD nya kita juga membuka lebar pintu rumah pondokan tempat kita tinggal untuk anak-anak yang ingin belajar ataupun hanya sekedar bermain-main bersama kaka-kaka kkn-nya. Selain mengajar, divisi pendidikan juga mengadakan acara cerdas cermat yang sekaligus proker terakhir kita.

Together With Love in Action
sebagian kecil anak SD yang datang ke pondokan
Saat Cerdas Cermat antar SD Negeri di Desa Margahayu berlangsung
And the winner is... jeng jeng jreeeeng
Masih banyak lagi proker-proker yang kita jalankan selama di Desa Margahayu selain cerdas cermat, seperti perlombaan sepak bola mini antar SD Negeri di Desa Margahayu, pendataan buku di perpustakaan SDN 3 Margahayu, Sensus penduduk di kampung Pakandangan; Pangkalan dan Ciduga. Ditambah program dosen pembimbing tentang pestisida nabati yang diselenggarakan di bale desa Margahayu. Selain itu untuk mempererat tali silaturahmi kita dengan masyarakat sekitar, kita juga sering datang ke acara rutin pengajian di beberapa kampung, juga ikut serta dalam kerja bakti yang rutin dilaksanakan oleh beberapa kampung di Desa Margahayu.

Terlalu banyak kenangan yang tak bisa tersurat, cukup tersimpan dalam hati saja.

Ada yang bilang kkn itu ga enak...

Tapi walau pun di desa pondokan gue udah TOP banget, ada mesin cuci, kulkas, TV, berasa liburan di villa.

Dan di tim kkn gue juga bikin jadwal piket, dan selalu ada hidangan-hidangan lezat yang disuguhkan:
-sandwich
-daging hokben
-ayam crispy asam manis
-fuyunghay
-ayam pretciken (friedchicken)
-etc

Sebelum diakhiri, gue mau say thanks ke semua warga Desa Margahayu, terutama buat bu Dede (selaku pemilik pondokan putri), Indra-Andri-teh Novi (anak2 bu Dede), teh Yani (pemilik pondokan putra), mamah eneng dan bapak yang menggantikan sosok orang tua dikala gue jauh dengan keluarga, para pemuda Desa Marhgahayu yang ngedukung segala proker yang gue dan temen2 gue jalankan, anak-anak SD Margahayu terutama geng kampung Bojong, Patrol yang menambah kecerian kami selama di Desa Margahayu, Terima kasih semuanya... (^..^)

Sekian cuap-cuap dari gue tetang masa-masa kkn di Desa Margahayu periode 2011-2012. Salam hangat untuk semuanya :*

(Sumber : )
http://aurelia-aurita-spirulina.blogspot.com/2012/02/sepenggal-kisah-di-desa-margahayu.html

GARUT, Swiss Van Java





Jika Bandung terkenal dengan Paris Van Java, maka Garut mempunyai julukan yang tidak kalah, yaitu Swiss Van Java. Keindahan gunung, alam, danau dan dodolnya, menjadikan Garut sebagai 'Swiss' dari Jawa.

Swiss terkenal dengan udaranya yang sejuk, memiliki daerah perbukitan dan beberapa pegunungan, serta danaunya yang bersih. Tidak usah jauh-jauh ke Swiss, hal tersebut dapat Anda temukan di Garut, sebuah kabupaten di Jawa Barat. Istilah Garut sebagai Swiss Van Java sudah dikenal sejak zaman kolonial Belanda. Ratu Wilhelmina, Ratu Belanda di zaman kolonial, dikabarkan memiliki peristirahatan pribadi di Garut pada saat itu.

Sepanjang mata Anda memandang di Garut, wilayah-wilayah perbukitan akan menyapa Anda. Salah satu gunung yang terkenal di Garut adalah Gunung Papandayan. Gunung Papandayan berada di ketinggian 2.665 meter di atas permukaan laut. Kesegaran dan kesejukannya, tidak kalah dengan Gunung Alpen di Swiss. Gunung Papandayan adalah gunung favorit bagi para pendaki gunung. Selain kesejukannya, keindahan pemandangan alam dengan edelweis akan menambah pesona Gunung Papandayan.

Jika Swiss punya Danau Interlaken, Swiss punya Situ Bagendit yang tidak kalah dengan pemandangan alamnya. Jika ingin merasakan pesona danau dengan kebudayaan Sunda yang kental, Anda juga bisa datang ke Kampung Sampireun. Di sana, sambil menjelajahi danau yang tenang, Anda dapat melihat berbagai jenis kebudayaan Sunda dari dekat.

Selain danau, ada banyak sumber air panas di Garut yang dapat Anda kunjungi. Sumber air panas yang terkenal di Garut, salah satunya adalah Cipanas. Pemandian Cipanas telah menjadi salah satu wisata alternatif bagi warga ibu kota, yang ingin melepas kejenuhan dengan mandi air panas sambil ditemani suasana khas pegunungan. Jika ingin berlama-lama di pemandian Cipanas, di sana juga terdapat beberapa penginapan dengan harga yang terjangkau.

Jika ingin menantang adrenalin, Garut mempunyai Sungai Cikadang yang akan menantang Anda dengan arung jeramnya. Arus di Sungai Cikadang cukup menantang. Di tambah dengan keasrian alamnya, dijamin adrenalin Anda akan semakin terpacu.

Mencari keindahan pantai di Garut, dapat Anda temukan di Pantai Santolo. Pantai ini dapat ditempuh dari Kota Garut selama 3,5 jam. Selama perjalanan menuju pantai, Anda akan melewati daeah perbukitan yang berliku-liku. Perjalanan yang seolah 'menjelajah bukit' ini, akan menggoda Anda untuk mengabadikannya dengan kamera. Pantai Santolo memiliki pasir yang bersih, ombak yang tenang, dan air yang jernih. Keindahan sunsetnya jangan sampai Anda lewatkan.

Satu hal yang menarik, jika Swiss mempunyai cokelat yang lezat, maka Garut mempunyai 'coklat' juga alias dodol yang sangat enak dan legit. Dodol Garut merupakan dodol yang terkenal, dan menjadi oleh-oleh khas Garut. Dodol Garut telah diproduksi sejak tahun 1926. Dodol Garut memiliki rasa yang legit dan tidak memiliki bahan pengawet. Kelegitan dan rasa dodol Garut, adalah sebagai penutup yang manis saat Anda berkunjung dari Garut. Inovasi terbaru dari Garut adalah coklat dodol, menggabungkan makanan tradisional Garut dengan gaya coklat ala Swiss!

Selain objek-objek wisata di atas, masih banyak objek wisata di Garut yang layak Anda kunjungi. Keindahan alamnya pun, akan membuat Anda betah berlama-lama di Garut. Silakan berkunjung ke Garut dan menikmati Swiss Van Java!

Minggu, 12 Februari 2012

MADINATUL QUR’AN (Kota Al-Qur’an)

Photo Musholla "Madinatul Quran"


Sesuai namanya Musholla “Madinatul Qur’an “ yang berarti Kota Al-Qur’an, yang terletak di Perum Islam “Bumi Madani Indah” , desa Sukaraya-Kec.Karang Bahagia –Bekasi. Alhamdulillah…. disana juga salah-satu kegiatan Tahfizh Al-Qur’an (Al-Madinah) berada, untuk mencetak generasi Hufazh/penghafal Al-Qur’an, yang lulusannya akan ditugaskan untuk kota Bekasi serta dimana saja diseluruh pelosok Indonesia.

Namun sayang sekali, kondisi bangunan Musholla nya kurang memadai, ketika Panas terik maka Jama’ah dan para santri Tahfizh Qur’an pun harus menyeka wajahnya dari cucuran keringat, terlebih lagi keti Hujan yang besar maka dengan sangat terpaksa Mushollla tidak bisa digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk Sholat berjama’ah. ( karena masih terbuka )


Melalaui tulisan ini, kami mengetuk hati saudara Muslim dimana saja berada agar bisa bersama-sama men Do’a kan dan Membantu Musholla kami…….. InsyaAllah wakaf anda akan mengalir sejauh sungai yang indah di Surga nanti.

Amin….

(Untuk informasi Rek Bank.

Bisa di lihat di Kolom DONASI DA’WAH/ di pojok kanan atas )

Allohu’alam

Abu Rahid

Rabu, 01 Februari 2012

Jangan Lihat Siapa yang Bicara Tapi Lihatlah Apa yang Dibicarakan



"Jangan melihat siapa yang bicara tapi lihatlah apa yang dibicarakan" (Ali bin Abi Thalib)

Ada seorang muslimah curhat bahwa dia dilarang memakai jilbab oleh orang tuanya. Maksud jilbab di sini adalah pakaian longgar terusan hingga menutup kaki tanpa potongan di tengah yang menutupi pakaian dalam. Dia hanya diperbolehkan memakai kerudung saja yang dalam hal ini seringkali salah kaprah disebut sebagai jilbab. Muslimah ini sedih karena ia sudah tahu beda jilbab dan kerudung. Kedua-duanya wajib dikenakan apabila seorang muslimah keluar dari rumah.

Orang tua muslimah ini selalu beralasan bahwa dilarangnya ia memakai jilbab karena pakaian ini identik dengan pakaian para istri teroris. Dan yang utama, karena para ibu nyai di kampung atau pondok pesantren tidak ada yang memakai pakaian seperti itu. Jadi pakai yang umum-umum saja, begitu si orang tua beralasan. Ketika si muslimah sebagai anak berusaha menjelaskan, orang tua merasa didurhakai karena si anak berani membantah perkataannya. Lagipula, biasanya selalu ada imbuhan ‘kamu kan masih kecil, masih bau kencur. Tahu apa?’

Sobat muda, banyak banget fenomena seperti itu di sekitar kita. Seolah-olah karena mudanya usia, ucapan seseorang dianggap tak penting. Ucapan orang yang lebih tua apalagi bila dia berstatus kyai, nyai, atau orang yang dianggap penting lainnya jauh lebih benar dan pantas diikuti. Padahal yang namanya manusia, pastilah tak luput dari salah dan dosa meskipun sekaliber kyai atau nyai.

Penulis sering kali bertemu dengan teman-teman yang suka mengambil jalan pintas ketika berdiskusi. “Pak Kyai dan Bu Nyai saya dulu bilangnya begitu. Saya kan tinggal ngikut saja.” Padahal, betapa Allah memberi kita kelebihan akal untuk bisa dimaksimalkan agar tidak sekadar mengekor kepada orang lain. Karena nanti di Yaumul Hisab, semua orang akan membawa amalnya sendiri-sendiri meskipun mereka saling tuding menimpakan kesalahan pada orang lain.

…Tidak pada tempatnya lagi kita beramal tanpa ilmu. Jangan melihat siapa yang berbicara tapi lihatlah apa yang dibicarakan…

Maka benarlah apa yang dikatakan oleh Ali bin Abi Thalib bahwa jangan melihat siapa yang berbicara tapi lihatlah apa yang dibicarakan. Karena bukan tidak mungkin hikmah atau kebaikan itu berasal dari lisan seseorang yang tidak pernah kita duga sebelumnya. Bukan tidak mungkin seorang yang masih muda usia bisa mengeluarkan kata-kata bijak dibandingkan dengan seorang yang sudah lebih tua secara umur. Karena sungguh, kebijakan seseorang itu bukan diukur dari segi usia semata tapi lebih kepada kematangan pemahanan dia memaknai kehidupan.

Tidak pada tempatnya lagi kita beramal tanpa ilmu. Tidak saatnya lagi kita berargumen katanya si A, si B, si C. Tidak saatnya lagi kita menutup mata bahwa ada kebenaran di luar sana yang mungkin saja lebih benar daripada apa yang kita yakini selama ini. Asal dasar dari semua alasan yang ada jelas, bukan sekadar mengikut kyai atau nyai tertentu. Dan bila kasus di atas terjadi pada dirimu, maka cobalah memahamkan ortu dengan baik dan sabar. Karena bagaimana pun kamu tidak boleh kasar terhadap mereka.

Hal itu bisa menjadi pembelajaran bagi kamu bahwa jangan sampai ke depannya meremehkan masukan dari siapa pun, bahkan bila orang itu secara usia lebih muda. Karena sesungguhnya setiap diri akan menerima ganjaran sesuai dengan apa yang diusahakannya. So, mulai sekarang jangan suka meremehkan kebenaran tak peduli dari lisan siapa kata-kata itu tersampaikan. Sip deh ^_^

Buang Bintang David itu sekarang juga!



REMAJA umumnya memang masih labil dan suka ikut-ikutan, tak peduli baik atau buruk. Begitu juga dalam hal penampilan, banyak remaja yang memakai kalung dengan bandul bintang David atau bintang segi enam. Entah tahu atau tidak makna yang terkandung pada simbol itu, remaja cenderung latah biar dianggap keren. Mereka tidak tahu bahwa itu adalah salah satu cara untuk mempromosikan lambing Yahudi Israel agar nantinya bisa diterima oleh dunia terlebih kaum remaja.

Mereka licik, itu jelas. Tapi kamu sebagai remaja muslim jangan mau terpedaya oleh kelicikan Yahudi Israel. Ketika Indonesia menolak membuka hubungan diplomatic dengan negara Israel penjajah, mereka tak kehabisan akal. Aksesoris yang merupakan kegemaran remaja sebagai gaya hidup, diracuni dengan simbol kecongkakan mereka. Dan naifnya, banyak remaja usia belia memakai simbol tersebut dengan bangga.

Tahukah mereka bahwa simbol itu adalah milik Yahudi Israel laknatullah yang telah merampas hal rakyat Palestina? Sadarkah remaja bahwa tanpa sadar mereka telah menjajakan dan ikut mendukung tindakan biadab Yahudi?

Malangnya, banyak remaja yang tidak tahu akan masalah serius ini. Lebih parah lagi, banyak remaja yang tak mau tahu tentang nasib saudaranya di belahan bumi bernama Palestina. Remaja yang tidak tahu bisa diberitahu. Tapi remaja yang tak mau tahu, inilah penyakit umat yang sebenarnya menggerogoti dari dalam. Remaja boleh muda dan belia, tapi hal itu tak membiarkan remaja boleh naïf dan bodoh. Belianya remaja merupakan karunia yang besar untuk memanfaatkan akal dan nalar dengan cerdas.

Umat Islam ditindas. Umat Islam dizalimi. Umat Islam dibantai. Fakta serangan Israel atas Gaza dan kapal kemanusiaan yang membawa bekal bantuan merupakan bukti tak terbantah. Hal ini tak boleh dibiarkan berlarut-larut terjadi. Remaja pun punya andil untuk berpartisipasi. Paling tidak ada lisan yang bisa digunakan untuk mengutuk kejadian tersebut. Ada tangan untuk menggerakkan pena atau tuts keyboard untuk menuliskan opini atas tindakan keji Israel. Kita tak bisa diam!

…Tahukah mereka bahwa simbol itu adalah milik Yahudi Israel laknatullah? Tanpa sadar mereka telah mendukung tindakan biadab Yahudi…

Remaja adalah agent of change. Di tangan merekalah estafet perjuangan ini akan dilanjutkan. Agent of change harus mau berubah untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Buang semua aksesoris yang semakin memantapkan langkah Israel menjajah Palestina. Buang semua hal-hal yang bisa memperkuat mereka untuk semakin mengangkangi bumi warisan peradaban Islam itu. Tak hanya sebatas benda dan boikot produk-produk yang ditengarai sebagai penunjang kebiadaban Israel, namun lebih jauh adalah boikot pemikiran produk mereka.

Buang ide demokrasi, pluralisme, sekulerisme dan juga hak asazi manusia semu. Paham-paham ini selalu bermuka dua demi kepentingan tuannya dalam hal ini Amerika, Israel dan semua sekutunya. Dalam ide yang seolah menawarkan angina surga ini sesungguhnya kepalsuan saja yang ada. Layaknya bintang David yang sekilas memesona orang yang melihat, begitu pula halnya ide-ide ini. Hampir semua orang terkecoh oleh gaung indahnya demokrasi dan ide-ide turunannya. Padahal fakta yang ada, ide ini adalah batil dan sesat serta menyesatkan.

So, remaja cerdas pasti tahu harus bagaimana. Buang bintang David milikmu sekarang juga, serta semua ide-ide yang seolah tampil indah tapi sesungguhnya penuh bisa. Buang semua paham ini ke tong sampah peradaban. Kita ganti dengan jalan hidup bersih dan benar dari Sang Pencipta Kehidupan. Ayo, buang semua yang batil dan ambil Islam saja sebagai the way of life. Sepakat!

Jangan Coba-coba Maksiat, Karena Maut itu Dekat



BANYAK sudah kita mendengar seseorang meninggal dunia, padahal semenit yang lalu ia masih segar-bugar. Siapa nyana di pagi yang cerah dan indah, tiba-tiba tsunami datang menerjang dan menelan puluhan ribu nyawa. Tak pernah ada yang menduga sebelumnya bahwa maut begitu cepat datang menjemput.

Hal ini sama dengan yang terjadi di Surabaya dalam peristiwa kebakaran bangunan diskotek. Banyak orang yang terjebak di dalam bangunan tersebut, beberapa di antaranya mati gosong termasuk seorang ibu yang sedang hamil besar. Janin yang dikandungnya juga ikut gosong di dalam perut sang ibu. Sungguh mengenaskan.

Tak hendak menghakimi apa yang dilakukan oleh seorang ibu hamil 8 bulan di dalam sebuah diskotek, hal ini mampu memberi kita sebuah pelajaran berharga. Maut bisa datang kapan saja dan di mana saja kita berada. Bukan jaminan ketika kita berada di tempat yang penuh hura-hura dan suka-cita semacam diskotek, maut tak bisa mengintai. Bahkan ketika kita sembunyi di sebuah benteng sekokoh apapun, mau tetap tak bisa ditawar kehadirannya.

Tinggal manusia sendiri yang berhak memilih dalam kondisi apa ia mati dan di mana. Apakah ia mati dalam keadaan husnul khatimah (dalam keadaan baik) atau su’ul khatimah (dalam keadaan buruk). Ada seorang pejabat yang terkenal karena baik hati dan dermawan, ternyata ia mati dalam pelukan pelacur di sebuah lokalisasi maksiat. Ada juga seorang penjahat yang seumur hidupnya suka membunuh orang, tapi ia mati dalam keadaan bertaubat. Sungguh tak pernah bisa disangka bagaimana akhir hidup seseorang nantinya.

…Jangan membuka peluang maksiat. Bisa saja seseorang yang seumur hidupnya diisi dengan amal shalih, tiba-tiba mencoba ingin tahu asyiknya berhibur sebuah diskotek. Siapa nyana ternyata di sana ia meregang nyawa. Seluruh amalnya sia-sia ibarat panas setahun dihapus oleh hujan sehari…

Jangan pernah berbangga diri menjadi orang yang banyak amal. Jangan pernah pula berkecil hati karena sering melakukan dosa. Karena sesungguhnya hanya Allah yang tahu kemurnian niat dari amal kita, apakah ikhlas karena-Nya ataukah penuh riya’ atau pamer agar dilihat manusia. Begitu pula ketika ada seseorang yang seolah-olah penuh lumuran dosa, jangan dulu pandang sebelah mata. Kita tak pernah tahu ada setitik cahaya di hatinya untuk menjemput hidayah sehingga ia bertaubatan nasuha.

Apa pun kondisinya, satu hal yang harus kita camkan. Jaga diri dan keluarga kita dari siksa api neraka. Jangan membuka peluang maksiat yang mengakibatkan dosa menghampiri kita. Bisa saja seseorang yang seumur hidupnya diisi dengan amal baik dan ibadah, tiba-tiba mencoba ingin tahu asyiknya berhibur sebuah diskotek. Siapa nyana ternyata di sana ia meregang nyawa. Seluruh amalnya sia-sia ibarat panas setahun dihapus oleh hujan sehari. Plas…hilang semua.

Tak perlu tergiur mencoba sesuatu yang haram meskipun dengan alasan modern dan kemajuan. Tak kenal diskotek maka bukan anak gaul. Biarkan saja bila ada teman yang mengatakan demikian. Daripada coba-coba mengincip kemaksiatan, ternyata si malaikat maut sudah siap membidik untuk mengambil nyawa kita. Na’udzubillah.

…Kita memang tak pernah tahu bagaimana akhir hidup kita nanti. Tapi kita bisa mengupayakan, dan kita bisa memilih, akhir hidup seperti apa yang kita inginkan…

Kita memang tak pernah tahu bagaimana akhir hidup kita nanti. Tapi kita bisa mengupayakan, dan kita bisa memilih, akhir hidup seperti apa yang kita inginkan. Selain kebebasan memilih itu tadi, jangan lupa bahwa ada Yang Mahatahu di atas segalanya. Oleh karena itu memohonlah pada-Nya agar dimantapkan hati ini di jalan orang-orang yang lurus dan diridhai-Nya dan bukan jalan orang-orang yang sesat serta mendapat murka-Nya.

Sungguh, Ia adalah Sang Maha Membolak-balikkan hati. Semoga diteguhkan hati ini untuk jauh dari maksiat dan dekat kepada taubat. Wallahu ‘alam.

Narkoba, Stay Away From Me!!



Menjadi remaja adalah anugerah. Dari beberapa pendapat anak muda yang terkumpul, remaja adalah tentang prestasi, suka- suka, ngendon di depan computer buat ngerjain tugas, maen PS, ngerokok, Nongkrong, gaul, pacaran, bolos sekolah, ngedrugs, waduh,..penutupnya ga enak banget ya....nge drugs??

Yach kalau soal satu ini wahai sodara- sodara seumur, diluar sana bgitulah kenyataan yang ada. Banyak teman- teman kita yang hidupnya diserahkan gitu aja ke narkoba.

Beh..parah!! komentar yang sama mungkin juga sempat mampir dipikiran kamu- kamu semua. Kebanyakan remaja mungkin ngerasa hebat kalu dah pake narkoba, mereka ngerasa lebih gentle atau yang cewek makin nambah chantique deh aha aha. Sekalinya ngerasa enak pasti bakal dilakuin terus, katanya gitu, pas fly nya, kamu bakal ngerasa orang paling eksis dan hoki sedunia, tapi..tapi lanjutan nya, mereka mereka itu kalau ga dapat uang buat ngedapetin barangnya, ada yang nyopet lah sampe digebukin massa, nyuri, atau bahkan ada lho yang ampe jual diri, naudzubillah. Ya gitu itu fakta real nya yang ada di luaran. Anyway, sikap macam itu ga lebih dari sikap konyol dan sotoy, setuju nggak??. Berani berbuat tanpa peduli akibat.

Tahukah kamu? Tentu tidak,heheh, Kutipan dari www.indonesiamedia.com nyebutkan Dunia Kedokteran melaporkan bahwa sekitar 70 persen pelaku penyalagunaan narkotika adalah para remaja. Dan umur remaja biasanya berkisar 13-21 tahun, umur sekolah. Bayangkan pada usia begini muda sudah terkena racun narkotika.Masyaallah...

Nah, buat kamu- kamu yang belum sadar dengan narkoba, Ini ni jenis jenisnya yang populer dikalangan pemakainya, jangan lupa inget-inget akibatnya juga yow,

1. Candu/ madat atau opium, yaitu narkotika yang dinikmati pakai pipa isapan. Dari candu atau opium ini bisa dihasilkan morfin yang berbentuk tepung licin dan halus keputih-putihan atau kuning. Morfin sangat berbahaya karena denyut jantung dan tubuh akan sangat lemah. Morfin biasa dipakai nyuntikin pada lengan dan paha.

2. Heroin, dihasilkan melalui proses kimia atas bahan baku morfin. Heroin yang diedarin sering dalam bentuk bubuk berwarna putih keabu-abuan atau coklat. Dinikmati dengan jalan mencium narkotika ini. Kalau pakai suntik, si pemakai sangat menderita dan akhirnya bisa mati.(innalillahi wa inna ilaihi roji'un..)

3. Shabu shabu adalah heroin kelas2, yang dihisap dengan menggunakan suatu alat khusus,

4. Ecstasy/ Metamphetamines dalam bentuk pil yang berakibat kondisi tubuh memburuk dan tekanan darah semakin tinggi. Gejalanya: suka bicara, rasa cemas dan gelisah, tak dapat duduk dengan tenang, denyut nadi terasa cepat, kulit panas dan bibir hitam, tak dapat tidur, bernapas dengan cepat, tangan dan jari selalu bergetar.

5. Putauw , sebenarnya heroin kelas 5 atau 6 ,sebenarnya ini ampas heroin, digunakannya engan cara dibakar dan dihisap asapnya.

6. Ganja atau mariyuana. Ganja paling banyak dipakai. Mungkin karena akibatnya yang tergolong tidak terlalu berbahaya bagi jiwa dan syaraf pemakai.

7. Hashish. Berbentuk tepung dan warnanya hitam. dinikmatinya pakai cara diisap atau dimakan. Narkotika jenis yang kedua ini dikatakan agak tidak berbahaya hanya karena jarang berakhir di kematian.jahh, tapi tetep aja judulnya narkoba.


Nah kan dah pada ngerti kan efeknya. Alah .. mau seneng- seneng aja kok pakai barang yang ngerusak sih, ga singkron amat. lebih baik beli aja bubur ayam atau es buah, daripada make shabu shabu.lebih menyehatkan!!

Memang sih, Umur remaja pun adalah umur serta bertanya dan mencari tahu. Buat para orang tua, Kepada siapa Kami harus tanya kalau orangtua hanya punya waktu bertengkar dan terus keluar rumah? banyak lho diantara kami yang mellihat narkoba sebagai pengganti kasih sayang dan perhatian yang ga kami dapat dari orangtua di rumah.kadang ga jelas kami harus ke kiri atau ke kanan,karena kami masih banyak butuh bimbingan,karena hidup ga selalu indah buat sebagian dari kami. Keluarga, bener bener menjadi kunci yang berpengaruh pada hidup kami.

Dan buat kaum muda, serius..Kebanyakan dari kita tuh kalo dah punya masalah ntar malah reaksinya heboh sendiri dan membuat masalah baru. Contohnya adalah kalo orang tua kita bercerai, terus kita frustasi berat sehingga ngonsumsi narkoba. Dan akhirnya jadi ditangkap polisi blablabla. Masalahnya jadi dobel kan? Salah siapa? ya kamu lah!. Coba kalo pas frustasi, doa sono sama Allah. Ato curhat sama psikolog kek, siapa kek yang bisa dipercaya dan bisa nenangin hati, apakah masalah tentang dibilang ‘anak rusak’, ‘kanker paru-paru’, ‘ditangkap polisi’ itu bakal muncul? No way! so gimana dunk!!sante cuy, yang kita lakuin pertama adalah Ubah cara kita mikir dan liat masalah itu, dan yang paling penting tambah deket ajah sama Allah,kalau udah ga kuat pasrahin semua masalah sama yang maha Kuasa deh.Insyaallah hidup bahagia bakal digenggaman, keep it real!!